Breaking News

Kapolres dan Bupati Semarang Tegaskan Sanksi Pidana bagi Pembuat Petasan dan Pengedar Narkoba


UNGARAN //FAKTA88.CO.ID // Sinergi kuat ditunjukkan oleh pucuk pimpinan Kabupaten Semarang dalam menjaga kondusifitas wilayah menjelang bulan suci Ramadan. Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy bersama Bupati H. Ngesti Nugraha sepakat mengambil tindakan represif dan preventif terhadap peredaran petasan serta narkoba yang mengancam keselamatan masyarakat.

Berikut adalah poin strategis dalam koordinasi keamanan tersebut:
Kapolres Tegaskan Sanksi Pidana, Bukan Lagi Pembinaan
Dalam rapat koordinasi lintas instansi di Kantor Bupati Semarang, Senin (23/2/2026), Kapolres AKBP Ratna Quratul Ainy menegaskan bahwa pihak Kepolisian akan menyikat habis pembuat dan pengedar petasan. Belajar dari kasus ledakan di Boyolali hingga Grobogan, Polres Semarang kini mengedepankan penegakan hukum pidana.
"Bukan lagi tindakan pembinaan, kami akan tindak tegas sesuai hukum yang berlaku," ujar Kapolres Semarang. Langkah ini terbukti efektif dengan diamankannya bahan peledak seberat 1,1 kg di Bergas dan dua ons di Bandungan pada awal operasi cipta kondisi.
Bupati Fokus Proteksi Remaja dan Gerakan Anti Narkoba
Senada dengan kepolisian, Bupati H. Ngesti Nugraha menginstruksikan jajaran OPD dan Camat untuk memasifkan edukasi bahaya petasan, terutama kepada pelajar. Bupati menyoroti risiko cedera permanen dan kerusakan fasilitas umum yang sering diakibatkan oleh petasan.
Selain isu petasan, Bupati juga mengingatkan seluruh pihak untuk tidak lengah dalam mengampanyekan gerakan anti narkoba. Menurutnya, stabilitas sosial politik hanya bisa terjaga jika generasi muda terlindungi dari pengaruh zat terlarang dan aktivitas berbahaya.
Akses Laporan Masyarakat 24 Jam
Guna mempersempit ruang gerak pelaku, masyarakat diimbau untuk aktif melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan melalui Call Center 110. Layanan ini dapat diakses secara gratis dan bebas pulsa, dengan jaminan respon cepat dari tim pengaduan Polres Semarang.
Rapat tersebut turut dihadiri oleh Dandim 0714, Kajari, dan Kepala PN Kabupaten Semarang, menegaskan soliditas Forkopimda dalam menciptakan wilayah yang aman dan nyaman bagi seluruh warga "Bumi Serasi".

Type and hit Enter to search

Close